Home » Info Nasa » Produk Nasa Untuk Budidaya Ternak Ayam Broiler

Produk Nasa Untuk Budidaya Ternak Ayam Broiler

Produk Nasa Untuk Ternak Ayam Broiler

Produk Nasa Untuk Meningkatkan Produktivitas Budidaya Ternak Ayam Broiler

Banyaknya keluhan dari peternak ayam, terutama ayam broiler rata-rata mengalami kendala pada tingginya angka kematian, pertumbuhan bobot ayam yang tidak sesuai target, dan pakan yang boros. Oleh karena itu PT. Natural Nusantara memberikan solusi untuk peternak ayam dengan teknologi Produk Nasa yang sudah terbukti kualitasnya.

Ayam pedaging broiler adalah jenis ayam ras yang mampu tumbuh cepat sehingga dapat menghasilkan daging dalam waktu relatif singkat (5-7 minggu). Pemberian vitamin organik untuk mendukung keberhasilan budidaya ternak ayam sangat dibutuhkan untuk membantu meningkatkan produktivitas, kuantitas, kualitas dan efisiensi usaha peternakan ayam.

Rahasia budidaya ternak ayam broiler adalah makin cepat waktu panen dan angka kematian sedikit akan semakin menguntungkan. Salah satu resepnya adalah aplikasi vitamin organik VITERNA Plus. Pemberian Produk Peternakan Viterna Plus boleh dioplos dengan POC NASA dan Hormonik.

Jika menggunakan ketiga jenis vitamin dan nutrisi tersebut, yaitu VITERNA, POC NASA, HORMONIK, maka bobot ayam pedaging broiler bisa mencapai target sebagai berikut :

  1. Umur 23 hari = 1,3 kg
  2. 27 hari = 1,7 kg
  3. 32 hari bobot lebih 2 kg

Dengan FCR 1,3 dan angka kematian sangat sedikit (kurang dari 3%).

Cara aplikasinya adalah : oplos jadi satu semua vitamin tersebut dengan komposisi 1 botol VITERNA + 1 botol POC NASA + 1 botol HORMONIK. Ambil 10 cc (1 tutup) + air minum 10 liter. Interval setiap hari dengan pencampuran melalui air minum.

Standar budidaya dari awal hingga panen untuk 1.000 ekor ayam memerlukan 10 botol VITERNA PLUS. Atau bila menggunakan oplosan akan membutuhkan 5 botol VITERNA + 5 botol POC NASA + 5 botol HORMONIK.

Vitamin organik ini terbuat 100% dari bahan-bahan alami yang sangat bermanfaat untuk menekan angka kematian, mengurangi dan mencegah stress pada ternak, target bobot standar cepat tercapai, mutu daging lebih padat, rendah lemak (kolesterol), kotoran tidak berbau sehingga tidak menimbulkan polusi lingkungan, kondisi ternak lebih sehat dan tahan penyakit, meningkatkan nafsu makan sehingga ternak cepat tumbuh besar, cepat panen dan tentunya bisa mengirit pakan (FCR rendah).

Kandungan VITERNA:

Mineral: N, P, K, Ca, Mg, Na, Cl, S, Fe, Zn, Cu, Mn, I, Co, Mb, Se, Cr, F, Volatil Fatty Acid (asam lemak) : Asetat, Butirat, Propionat, Asam amino (protein): arginin, Histidin, Isoleucine, Leucine, Lycine, Methionine, Phenylalanine, Theonine, Tryptyophane, Valine, Vitamin: A, D, E, K, B komplek, C

Kandungan POC NASA:

N = 1,40%, P2O5 = 0,43%, K2O = 1,13%, C organik = 14,55%, kadar air 7,43%, C/N ratio 10,39%, Zn 9,77 ppm, Cu 6,32 ppm, S 3,58%, Mn 7,03 ppm, Ca 0,1%, B 0,17%, Fe 0,02%, Mg 0,04%, Cl 0,98%, Na 0,12%, Si o,01%, NaCl 1,61%, SO4 10,71%, pH 6,8, Lemak 0,04%, Protein 8,75%, Karbohidrat 81,75%, Mengandung Zat perangsang tumbuh : Auksin, Giberelin, Sitokinin, bebas logam berat (Pb, Cd, Hg, As), bebas mikroba E.Colli, Salmonella, Bebas bahan pengotor ikutan.

Kandungan Hormonik :

Mengandung Zat pengatur tumbuh (ZPT) organik : Auksin, Giberelin dan Sitokinin untuk Merangsang & mempercepat pertumbuhan.

Demikian penjelasan mengenai aplikasi Produk Nasa untuk Budidaya Ternak Ayam Broiler  semoga bermanfaat dan semakin maju peternakan di indonesia !!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *