Hotline: 082311530000

Pusat Belanja Online Produk Nasa
0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Aplikasi Pupuk Organik Nasa untuk Tanaman Tomat

Tanaman Tomat ( per ha )

A. FASE PRA TANAM

  • Berikan pupuk dasar 4 kg Urea / ZA + 7,5 kg TSP + 4kg KCL per 1000 m2 diatas bedengan, aduk dan ratakan dengan tanah atau jika pakai Pupuk Majemuk NPK (15-15-15) dosis kurang lebih 20 kg/1000 m2 dicampur rata dengan tanah diatas bedengan.
  • Siramkan pupuk POC NASA yang telah dicampur air secara merata di atas bedengan dengan dosis 1-2 botol/1000 m2. Hasil kan lebih bagus jika diganti SUPER NASA (dosis kurang lebih ( 1-2 botol/1000 m2 ) dengan cara:
    -alternatif 1 : 1 botol Super Nasa diencerkan dalam 3 liter air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 50 liter air diberi 200 cc larutan induk tadi untuk menyiram bedengan.
    -alternatif 2 : Setiap 1 gembor volume 10 liter diberi 1 pres sendok makan Super Nasa untuk menyiram 10 meter bedengan

B. FASE PERSEMAIAN ( 0-30 HST )
Penyemprotan POC NASA pada umur 10 dan 17 hari dengan dosis 2 tutup/tangki

C. FASE TANAM ( 0-15 HST = Hari setelah tanam )
Selesai penanaman langsung disiram dengan POC NASA dengan dosis 2-3 tutup per 15 liter air

D. FASE VEGETATIF ( 15-30 HST )
Semprotkan POC NASA ( 4-5 tutup ) per tangki atau POC NASA ( 3-4 tutup ) + HORMONIK ( 1 tutup ) setiap 7 hari sekali

E. FASE GENERATIF ( 30 – 80 HST )
Semprotkan POC NASA dan HORMONIK setiap 7-10 hari sekali dengan dosis 3-4 tututp POC NASA dan 1-2 tutup HORMONIK/ tangki. Agara tidak mudah hilang oleh air hujan dan merata tambahkan PEREKAT PERATA AERO 810 dengan dosis 5 ml ( 1/2 tutup )/tangki.

Demikian Panduan aplikasi pupuk organik nasa untuk budidaya tanaman tomat yang di harapkan mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tanaman tomat yang lebih baik dan maksimal.

Tulis Komentar

WhatsApp